Jual hikam murah original

Al Hikam Ibn Atha’illah As Sakandari

Apa saja kelebihan buku ini?

  • Terlengkap yang pernah diterbitkan
  • Bait-baitnya disampaikan dalam tiga bahasa
  • Terdiri atas dua buku dalam satu kemasan sesuai aslinya
  • Diulas secara mendalam oleh seorang Ulama Al Azhar yang tidak diragukan lagi kepakaranya, Syaikh Abdullah As-Syarqawi Al Khalwati
  • Dilengkapi surat-surat dan doa-doa Ibnu Athaillah

TENTANG PENGARAG AL HIKAM

  • Nama lengkap beliau adalah Abu al-Fadhl Tajuddin Ahmad bin Muhammad bin Abdul Karim bin Abdul Rahman bin Abdullah bin Ahmad bin Isa bin al-Hussein al-Iskandari asy-Syadzili.
  • Ibnu Atha’illah adalah salah satu imam sufi besar abad ke-13 M. yang lahir di Kota Iskandariah, Mesir pada 658 H/1250 M dan wafat pada bulan jumadil akhir tahun 709H. 
  • Ia diberi gelar Tāj al-Dīn, Abi al-Fadl, dan Abi al-‘Abbāsiy. Ia tinggal di kota al-Iskandariyah, sehingga para penulis biografinya menisbatkan namanya dengan tempat tinggalnya itu dengan sebutan al-Iskandaraniy, al-Sakandariy, atau al-Iskandariy.
  • Pada masa kecilnya, mempelajari tafsir, hadis, fikih, dan ushul fikih kepada Nashiruddin bin al-Munir. Sedangkan untuk ilmu kalam dan filsafat ia mempelajarinya dari Syamsuddin al-Asfahani.
  • Mempelajari ilmu tasawuf kepada Abu Abbas al-Mursi di Kairo, Mesir seorang sufi sekaligus Wali Qutub pada zamannya
  • Ibnu Atha’illah juga mempelajari ilmu tasawuf dari Syekh Abu al-Hasan asy-Syadzili Ali ibn Abdillah, pemimpin utama Tarekat Syadziliyah.
  • Penulis kitab al-Dībāj al-Madzhab memberikan kesaksian tentang ketinggian derajatnya itu dengan tulisan sebagai berikut: “Padanya terkumpul bermacam-macam ilmu seperti tafsir, hadits, fikih, nahwu (tata bahasa Arab), Ushūl al-Fiqh, dan sebagainya. Ia–semoga Allah merahmatinya–adalah mutakallim (ahli ilmu Kalam) berdasarkan metode tashawwuf, seorang pemberi nasehat yang bermanfaat bagi banyak orang dan banyak orang telah mengikuti jejaknya.”
Jual hikam murah original

Al Hikam Ibn Atha’illah As Sakandari

Apa saja kelebihan buku ini?

  • Terlengkap yang pernah diterbitkan
  • Bait-baitnya disampaikan dalam tiga bahasa
  • Terdiri atas dua buku dalam satu kemasan sesuai aslinya
  • Diulas secara mendalam oleh seorang Ulama Al Azhar yang tidak diragukan lagi kepakaranya, Syaikh Abdullah As-Syarqawi Al Khalwati
  • Dilengkapi surat-surat dan doa-doa Ibnu Athaillah

TENTANG PENGARAG AL HIKAM

  • Nama lengkap beliau adalah Abu al-Fadhl Tajuddin Ahmad bin Muhammad bin Abdul Karim bin Abdul Rahman bin Abdullah bin Ahmad bin Isa bin al-Hussein al-Iskandari asy-Syadzili.
  • Ibnu Atha’illah adalah salah satu imam sufi besar abad ke-13 M. yang lahir di Kota Iskandariah, Mesir pada 658 H/1250 M dan wafat pada bulan jumadil akhir tahun 709H. 
  • Ia diberi gelar Tāj al-Dīn, Abi al-Fadl, dan Abi al-‘Abbāsiy. Ia tinggal di kota al-Iskandariyah, sehingga para penulis biografinya menisbatkan namanya dengan tempat tinggalnya itu dengan sebutan al-Iskandaraniy, al-Sakandariy, atau al-Iskandariy.
  • Pada masa kecilnya, mempelajari tafsir, hadis, fikih, dan ushul fikih kepada Nashiruddin bin al-Munir. Sedangkan untuk ilmu kalam dan filsafat ia mempelajarinya dari Syamsuddin al-Asfahani.
  • Mempelajari ilmu tasawuf kepada Abu Abbas al-Mursi di Kairo, Mesir seorang sufi sekaligus Wali Qutub pada zamannya
  • Ibnu Atha’illah juga mempelajari ilmu tasawuf dari Syekh Abu al-Hasan asy-Syadzili Ali ibn Abdillah, pemimpin utama Tarekat Syadziliyah.
  • Penulis kitab al-Dībāj al-Madzhab memberikan kesaksian tentang ketinggian derajatnya itu dengan tulisan sebagai berikut: “Padanya terkumpul bermacam-macam ilmu seperti tafsir, hadits, fikih, nahwu (tata bahasa Arab), Ushūl al-Fiqh, dan sebagainya. Ia–semoga Allah merahmatinya–adalah mutakallim (ahli ilmu Kalam) berdasarkan metode tashawwuf, seorang pemberi nasehat yang bermanfaat bagi banyak orang dan banyak orang telah mengikuti jejaknya.”